Cara Mengatasi Mengorok Atau Mendengkur Saat Tidur
blog

Cara Mengatasi Mengorok Atau Mendengkur Saat Tidur

Hampir semua orang mendengkur atau ngorok sesekali ketika tidur, tetapi jika mendengkur sering terjadi dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas  tidur Anda dan anggota keluarga yang tidur sekamar. Oleh sebab itu ketahuilah bagaimana cara menghilangkan ngorok saat tidur agar masalah tersebut tidak berlarut-larut sehingga menimbulkan banyak masalah.

Di antara masalah bahaya mendengkur adalah dapat menyebabkan kurang tidur dan kelelahan di siang hari, lekas marah, dan peningkatan masalah kesehatan. Jika Anda mendengkur terus itu juga akan membuat pasangan Anda terganggu tidurnya, tentu akan berdampak juga terhadap keharmonisan rumah tangga. Tidur di kamar terpisah bukanlah satu-satunya obat untuk mengatasi tidur ngorok. Ada banyak solusi lain yang efektif menghilangkan ngorok yang dapat kita lakukan untuk membantu Anda dan pasangan tidur lebih baik di malam hari tanpa berurusan dengan masalah yang disebabkan oleh dengkuran oleh salah satu pihak.

Coba solusi alami dan trik perubahan gaya hidup sederhana di bawah ini, yang dapat membantu Anda berhenti mendengkur.

1. Ubah posisi tidur

Tidur telentang atau tengkurap menyebabkan lidah dan daging di sekitar tenggorok untuk melonggar “masuk ke dalam” dan menyumbat jalur udara, hingga menyebabkan suara bergetar saat Anda tidur. Tidur menyamping bisa membantu Anda mengatasi dengkuran mengganggu setiap malam.

Anda juga bisa gunakan bantal tubuh (bantal besar dan panjang yang bisa menyokong seluruh tubuh Anda) untuk membantu Anda menjaga posisi tidur tetap menyamping sepanjang malam.

Jika Anda kebetulan memiliki pasangan tidur yang selalu mengorok, coba untuk selipkan bola tenis di belakang baju tidurnya (Anda bisa jahit sebuah kantung di dalamnya untuk menjaga bola tersebut tetap di tempatnya). Saat ia berguling berpindah posisi, rasa tidak nyaman yang diakibatkan oleh bola tenis tersebut akan “memaksa” tubuhnya untuk kembali ke posisi awal, tidur menyamping tanpa harus membangunkan dirinya. Terdengar aneh, namun jika ia bisa terus tidur nyenyak tanpa terbangun akibat suara dengkurannya sendiri atau colekan Anda sepanjang malam, trik ini seharusnya tidak akan menjadi masalah.

Jika dengkuran terus terjadi terlepas dari posisi tidur, apnea tidur obstruktif mungkin penyebabnya. Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

2. Ganti bantal Anda

Alergen dalam kamar tidur dan di bantal Anda dapat memainkan peran terhadap “hobi” ngorok Anda. Tungau debu bisa menumpuk di bantal dan menyebabkan reaksi alergi yang berkaitan dengan mendengkur.

Tidur bersama hewan peliharaan juga bisa berpengaruh pada dengkuran Anda, akibat bulu-bulu yang rontok mungkin terhirup, menyumbat jalur udara, dan menyebabkan iritasi.

Cuci bantal Anda setiap dua kali seminggu dan ganti dengan bantal baru setiap enam bulan sekali. Selain itu, rutin bersihkan kamar tidur Anda untuk menghindari penumpukan tungau dan alergen.

3. Atur suhu kamar dalam keadaan lembap

Jika Anda tidur di kamar dengan suhu sangat dingin atau sangat kering, hal ini bisa menjelaskan alasan mengapa Anda mendengkur. Udara kering akan mengeringkan kondisi tenggorokan dan dinding dalam hidung, menyebabkan hidung mampet. Hidung mampet menyebabkan proses keluar-masuknya udara terbatas dan membuat jaringan di sekitarnya bergetar.

Triknya, naikkan suhu kamar satu-dua derajat atau gunakan humidifier untuk menghangatkan udara kamar.

4. Sangga kepala

Anda dapat menyokong posisi kepala sekitar 10 centimeter lebih tinggi saat Anda tidur untuk menjaga lidah Anda tidak terdorong ke belakang dan menghalangi jalur udara, juga dapat membantu membuka saluran pernapasan sedikit lebih lebar.

Yang perlu diingat, jangan membuat sanggahan kepala terlalu tinggi, karena hal ini juga bisa membuat jalur udara Anda terblokir — membuat Anda tetap mengorok. Sesuaikan tinggi sanggahan kepala senyaman mungkin, dan pilih benda yang tidak terlalu lunak atau terlalu datar, misal tumpukan dua bantal yang agak keras atau tumpukan buku yang diselipkan di belakang bantal tidur Anda. Gunakan bantal yang bisa menjaga kepala dan leher Anda dalam posisi yang tepat dan nyaman.

5. Cukupi asupan cairan tubuh

Minum banyak cairan sebelum tidur. Sekresi di dalam hidung dan dinding tenggorokan akan menjadi lengket ketika Anda tidur dalam keadaan kehausan, dan bisa menyebabkan Anda mendengkur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *